Home Kuliah di Jepang Tak Mudah Ubah Impian Jadi Kenyataan, Wentika Putri Akhirnya Studi Master di...

Tak Mudah Ubah Impian Jadi Kenyataan, Wentika Putri Akhirnya Studi Master di Jepang dan Jadi Awardee LPDP

1503

Panggilannya Wewen, seorang pemudi yang berhasil sampai pada capaiannya untuk berkuliah di Jepang. Namun, perjalanan menuju keberhasilannya tak mudah

Setelah menjalani perkuliahan selama 8 semester, Wewen menyelesaikan studinya dengan gelar Sarjana Teknik di Universitas Indonesia. Meraih gelar sarjana bukanlah hal yang sederhana baginya. Sebab, untuk bisa berkuliah seperti yang ia inginkan, ia harus nekat ke Jakarta dulu agar bisa mengikuti tes masuk UI.

Pada tahun 2014, Wewen menemukan takdirnya dari mimpi dan do’a-do’a pada Allah dalam mewujudkan apa yang diinginkannya. Keyakinan dan motivasi yang dimiliki membuatnya terus berusaha menyelesaikan tiap tahapan urusan yang mesti dilewatinya.

Wewen membagi dua pokok besar urusan impiannya tersebut, yaitu yang berhubungan dengan universitas dan beasiswa. Kedua hal ini diselesaikannya bersamaan. Mendapatkan kepastian universitas untuk tempatnya belajar dan beasiswa untuk mendukung pendanaan segala biaya yang diperlukan.

Untuk urusan kampus, Wewen membuat dulu rincian yang harus dikerjakan. Diantaranya, ia mesti: menemukan professor yang sesuai dengan studinya, mendapatkan surat rekomendari untuk berkas pendaftaran kampus, mempersiapkan diri untuk wawancara kampus, hingga berhasil mendapatkan surat penerimaan mahasiswa baru, atau Letter of Acceptance (LoA) serta Certificate of Eligibility (CoE)  dan visa.

Untuk beasiswa, Wewen pilih mengikuti seleksi beasiswa program luar negeri dari LPDP. Rincian dalam mengurus beasiswa pun dibuatnya. Yaitu: di tahap satu, ia mempersiapkan berbagai berkas seperti surat referensi, esai, sertifikat bahasa asing, dan lainnya.

Rincian Wewen pun berlanjut sebab ia lolos untuk masuk ke tahap seleksi berikutnya. Yaitu, persiapan menghadapi interview dan menjalani tes diskusi berkelompok. Lepas dari seleksi substansi tersebut,hasil pun diumumkan. Ia mendapatkan kabar kelulusan sekali lagi.

Wewen kembali merinci langkah-lanjutan. Diantaranya, ia mengurus penerimaan surat seperti Letter of Sponsorship (LoS) dan mengikuti Program Kepemimpinan atau PK yang diselenggarakan oleh pihak LPDP.

Setelah seluruh rangkaian usaha selesai, Wewen resmi menyandang status sebagai mahasiswa baru dan bersiap untuk keberangkatannya ke luar negeri. Ia meneruskan kuliah master di Jepang, negeri impian yang ia pampang nama itu di dinding meja belajarnya.

Kekaguman Wewen sudah sejak lama terhadap samurai, sakura dan budaya Jepang. Beruntung, topik penelitian yang dilakukannya saat kuliah sarjana, fuel cell, dan pertimbangan kemampuan berbahasanya mengarahkan pilihannya untuk melanjutkan kuliah di Jepang.

Ditambah, Wewen makin yakin dengan pilihan tersebut karena pembicaraannya dengan senior-senior yang telah lebih dulu kesana. Mendapatkan bayangan bagaimana kehidupan kampus dari orang-orang  yang langsung mengalaminya dan berbagai pertimbangan, membuat ia makin mantap.

Pada September 2014, Wewen mulai menjalani impiannya. Ia berkuliah di Tokyo Institute of Technology sebagai mahasiswa Master of Engineering atau M.Eng., dengan studinya Energy Sciences – Electrocatalyst PEM FC. *(uniiyanisd)

*sumber :

http://wentikaputrika.blogspot.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here