Home Strategi Beasiswa Tips & Trik Mencari Beasiswa Hingga Berhasil

Tips & Trik Mencari Beasiswa Hingga Berhasil

1426
ESTHER'S BLOG

Bisa berkuliah dengan menggunakan beasiswa sebenarnya bukan hal yang spesial lagi karena peluang yang terbuka untuk mendapatkan beasiswa sangat banyak tergantung tekad dan niat kamu seperti apa. Mungkin kamu bisa menjadi satu dari sekian ribu yang diterima. Pemburu beasiswa terkadang untuk mencari beasiswa yang tepat perlu berbagai pertimbangan yang perlu dipikirkan, tapi hal tersebut bukan suatu persoalan jika ada keinginan keras mendapatkan beasiswa. Masalah terpenting adalah bagaimana beasiswa yang kita lamar itu tidak sia-sia bukan hanya sekedar menjadi penambah tumpukan aplikasi. Setiap aplikasi yang kamu buat harus diteliti berulang-ulang kali agar sesuai dengan persyaratan beasiswa yang kamu inginkan. Perlunya melihat berkali-kali aplikasi beasiswa supaya beasiswa yang kamu lamar dijawab, lolos seleksi dan ditetapkan sebagai kandidat penerima beasiswa.

Jika kamu hanya memiliki niat sekedar coba-coba, untung-untungan, kamu hanya akan melewatkan peluang itu begitu saja. Menjadi orang yang hanya menghabiskan waktu dan juga biaya. Perlu adanya tekad serta niat agar bisa lolos dalam mendapatkan beasiswa. Nah, langsung saja tips & trik mencari beasiswa hingga berhasil, kemanapun kamu mau, dan pastikan ada beasiswa masih terbuka.

  1. Mencari & Melihat Peluang

Mencari beasiswa dengan kuota satu atau dua kursi sebenarnya tidak ada masalah. Jika kamu yakin, selanjutnya teruskan hingga mendapatkannya. Tapi untuk mendapatkan beasiswa dengan kuota satu atau dua kursi sangat berbeda peluangnya dengan beasiswa yang menawarkan 10 atau 20 kursi. Bayangkan saja jika kamu harus bersaing dengan 100 orang peserta dengan perbandingan kuota kedua beasiswa tersebut. Pastilah peluang untuk kamu diterima lebih kecil jika memilih opsi yang pertama.

Selain melihat jumlah kuota kursi beasiswanya, perhatikan juga preferensi yang diberikan oleh beasiswa tersebut. Apakah kamu adalah kandidat yang mereka harapkan untuk mendapatkan beasiswa, atau justru kamu sama sekali bukan kriteria mereka. Preferensi di sini bisa dalam berbagai bentuk, seperti melihat program studi yang diutamakan, perolehan prestasi, pengalaman kerja/organisasi, daerah asal, usia, hasil riset, kampus asal, dll. Biasanya preferensi ini sudah tertera di pengumuman beasiswa. Jadi, pelamar hanya perlu menyesuaikan.

  1. Pantaskan Diri

Ada satu pertanyaan klasik yang sering telontar ketika kamu sebagai pemburu beasiswa gagal. Kenapa saya tidak lolos beasiswa? Jawabannya sebenarnya sederhana sekal, karena belum pantas. Hanya itu. Kalau mengutip istilah yang digunakan Mario Teguh. Pantaskan diri. Penyedia beasiswa tidaklah sembarangan dalam menetapkan pelamarnya untuk terpilih. Mereka memiliki kriteria, persyaratan, serta ketentuan yang harus dipatuhi oleh semua pelamar beasiswa. Jika mereka menetapkan si A daripada memilih si B, itu karena panelis menganggap, si A lebih layak dan lebih pantas.

Nah, untuk melihat ukuran kepantasan dalam memburu beasiswa ini cukup mudah diketahui. Kamu hanya perlu memenuhi apa maunya si pemberi beasiswa. Tahunya dari mana? Lihat di kriteria beasiswa, persyaratan, dan juga kepada siapa preferensi diberikan. Jika kita menganggap diri kita pantas dan layak untuk itu, silakan lanjutkan.

  1. Siapkan Aplikasi Berkualitas

Peluang selalu ada, kepantasan rasanya juga sudah cukup untuk kamu mendapatkan beasiswa. Karena, keduanya yang paling menentukan dalam keberhasilan kamu meraih beasiswa. Aplikasi beasiswa yang kamu persiapkan dengan matang perlu diteliti berkali-kali sebelum orang lain menimbang aplikasimu tersebut. Pikirkan lagi, apakah dengan aplikasi yang kamu sodorkan sudah cukup menggugah benak panelis untuk menjatuhkan pilihan pada diri kamu atau justru aplikasimu hanya membuat panelis geleng-geleng kepala.

Aplikasi beasiswa yang bagus adalah aplikasi yang berkualitas. Bagaimana membuat aplikasi berkualitas? Caranya sangat mudah, Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah lengkapi semua dokumen aplikasi yang diminta dan penuhi semua persyaratan yang ditetapkan penyelenggara. Hal yang kedua adalah aplikasi tersebut harus memiliki nilai plus di mata panelis. Contohnya, ketika menulis motivation letter atau essay, kamu mampu menjelaskan kebutuhanmu dengan baik yang selaras dengan tujuan beasiswa. Sehingga bisa meluluhkan hati panelis dan panelis akan menganggap bahwa kamu layak mendapatkan beasiswa tersebut.

Faktor lainnya apa saja? Kamu harus memberikan perlakuan khusus pada semua dokumen aplikasi yang diminta. Misalnya jika panelis meminta proposal riset, siapkan proposal itu dengan baik. Atau mintalah masukan profesormu terlebih dahulu mengenai proposal yang akan diajukan tersebut.

Contoh lainnya misal nilai IPK. Penyelenggara beasiswa mensyaratkan IPK minimum pelamar adalah 3.0 pada skala 4.0. Tapi, kenyataannya banyak pelamar yang mengajukan IPK dengan nilai minimum. Tentunya IPK 3.0 tidak lagi istimewa. Ketika IPK yang kamu tawarkan 3.5 misalnya, pasti pertimbangannya akan berbeda.

Setiap penyedia beasiswa memiliki pertimbangan berbeda dalam memberi nilai pada tiap item dokumen aplikasi yang diajukan. Pertimbangan nilai yang lebih besar biasanya akan diberikan berdasarkan penyeleksian beasiswa tersebut. Jika beasiswa itu adalah beasiswa prestasi, maka kemungkinan IPK atau prestasi lainnya akan diutamakan. Namun, jika beasiswa tersebut adalah beasiswa karir, maka panelis akan banyak melihat latar belakang pekerjaan kamu, pengalaman, dll. Hal lain juga perlu dipertimbangkan misalnya ketika beasiswa yang diajukan merupakan beasiswa untuk keluarga kurang mampu. Pertimbangan berdasarkan ekonomi pelamar beasiswa yang seharusnya akan menjadi sangat dominan.

  1. Daftarkan ke Banyak Beasiswa Sekaligus

Kamu tidak boleh hanya bergantung pada satu beasiswa saja. Tapi, yang wajib kamu lakukan adalah selalu bergantung pada banyak beasiswa. Sebab, kalau satu terputus masih ada gantungan atau harapan lain yang bisa membantu. Bersyukur sekali jika semua aplikasi beasiswa  tidak ada yang putus, sehingga semua beasiswa yang kamu lamar tersebut lolos.

Banyak sekali beasiswa yang jadwal pendaftarannya berdekatan. Bila kamu mengunjungi laman muka englishforall.id/blogs ada sederet beasiswa yang bisa kamu lamar bersamaan. Itu belum termasuk jika kamu menelusuri situs-situs beasiswa lainnya, akan banyak sekali tawaran.

Buatlah beberapa aplikasi sekaligus. Tentu berdasarkan persyaratan dan ketentuan masing-masing beasiswa. Ajukan setidak-tidaknya tiga aplikasi beasiswa sekaligus. Bagaimana kalau 10? Boleh saja, tapi itu akan sangat menguras energimu dan biaya. Tiga sampai lima aplikasi rasanya sudah banyak. Tapi, dengan syarat semuanya aplikasi berkualita dan bukan asal melamar.

  1. Proaktif

Hanya dengan sedikit kesalahan bisa membuat fatal aplikasi beasiswa yang kamu ajukan gagal. Kamu dituntut untuk memiliki ketelitian dan keakuratan. Lihat dan cermati semua persyaratan, dokumen aplikasi, dan ketentuan lainnya dari beasiswa yang akan dilamar. Jika masih ada sesuatu yang dirasa mengganjal bergeraklah cepat dengan mencari tahu di website penyelenggaranya. Lihat di FAQ. Atau hubungi langsung nomor kontak, email, atau alamat panitianya. Kemudian pergunakan nomor kontak atau email penyelenggara beasiswa tersebut sekedar untuk menanyakan tips-tips beasiswa mereka.

  1. Belajar ke Alumni

Tips & trik terakhir adalah cobalah belajar ke alumni dengan seperti itu kamu bisa mengetahui lebih jauh kenapa alumni bisa lolos beasiswa yang dilamar. Apa saja strategi mereka dan juga bagaimana persiapan ketika mendaftar beasiswa tersebut. Alumni bisa saja menjadi guru yang sangat berharga untuk mengulang keberhasilan yang sama dalam pencapaian beasiswa.

Untuk mengetahui alumni, cobalah cari pada menu ‘alumni’ yang biasanya sudah disediakan pada website penyedia beasiswa. Kamu bisa menghubungi mereka untuk mengetahui banyak hal tentang beasiswa yang dilamar. Jika kamu sudah berusaha mencarinya namun belum juga dapat menemukan mereka di website beasiswa, silakan cari di Google dengan mengetikkan ‘alumni beasiswa ..dll..

Itulah beberapa tips & trik mencari beasiswa hingga berhasil yang mudah-mudahan bermanfaat. Tetap semangat jangan pantang menyerah, selamat mencoba dan semoga berhasil meraih beasiswa impian kamu!

Source: beasiswapascasarjana.com

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here